CARA SHOOTING DENGAN KONSEP BEEF
Teknik shooting dalam bola basket yang perlu dikenalkan kepada pemain sejak dini yaitu BEEF. BEEF adalah sebuah konsep shooting yang memudahkan atlet untuk memahami dan menguasai teknik tembakan dengan baik dan benar. Keuntungan melakukan tembakan dengan konsep BEEF adalah efisien dan efektif mudah di mengerti. Menurut Danny Kosasih (2009: 47). BEEF yaitu:
B (Balance) keseimbangan: Gerakan selalu dimulai dari lantai, saat menangkap bola menekuk lutut serta atur agar tubuh dalam posisi seimbang.
E (Eyes) mata: Agar shooting menjadi akurat pemain harus dengan segera mengambil fokus pada terget (pemain dengan cepat mampu mengkoordinasikan letak ring), dan mata tak terhalang oleh bola dan tangan.
E (Elbow) siku lengan: Pertahankan posisi siku agar pergerakan lengan akan tetap vertikal.
F (Follow through) gerakan lanjutan: Kunci siku lalu lepaskan gerakan lengan jari-jari dan pergelangan tangan mengikuti ke arah ring.
Balance (keseimbangan) keuntunganya dalam konsep BEEF yaitu berada dalam keseimbangan memberikan tenaga, kontrol, dan irama pada saat melakukan shooting, posisi kaki adalah dasar keseimbangan. Menurut Wissel (1996: 46). Mengatakan bahwa untuk mendapatkan keseimbangan saat melakukan shooting, buka kaki selebar bahu arahkan jari-jari kaki lurus ke depan (mengarah ke ring basket) kaki pada sisi tangan yang menembak harus di depan (kaki kanan untuk tembakan tangan kanan) tekuklah lutut sangat penting karena itu akan member tenaga.
Eyes (mata) yang baik dalam konsep BEEF, pada saat melakukan tembakan mata tidak boleh terhalang apapun agar seorang penembak dapat melihat letak ring di sebelah mana. Menurut Wissel (1996: 46). Mengatakan bahwa pusatkan mata anda pada ring, pusatkan pada sisi muka lingkaran untuk semua tembakan kecuali untuk tembakan pantulan, pandanglah sasaran anda (ring basket) secepatnya dan jagalah mata tetap terfokus padanya (ring basket) hingga bola mencapai sasaran.
Elbow (siku lengan) harus 90 derajat tidak boleh kurang atau lebih karena akan berpengaruh pada tenaga saat mendorong bola, pertahankan siku tetap di dalam, dalam artian siku tetap tegak lurus tidak boleh miring.
Follow through (saat melepas bola) dari jari tengah, pertahankan lengan anda tetap di atas dan terentang sepenuhnya dengan jari tengah menunjuk ke sasaran sampai bola menyentuh atau sampai ke sasaran (ring basket).

Fase persiapan:
- Mata melihat target/ ring
- Kaki terentang selebar bahu
- Jari kaki lurus ke depan
- Lutut di lenturkan
- Bahu dirilekskan
- Tangan yang tidak menembak berada di samping bola
- Tangan yang menembak di belakang bola
- Jari-jari rileks
- Siku masuk kedalam
- Bola diantara telinga dan bahu.

Fase pelaksanaan:
- Lihat target
- Rentangkan kaki, punggung, dan bahu
- Rentangkan siku
- Lenturkan pergelangan dan jari-jari ke depan
- Lepaskan bola daei ibu jari
- Tangan penyeimbang pada bola sampai terelpas
- Semua gerakan dilakukan secara berirama

Fase follow through:
- Lihat target
- Lengan terentang
- Jari telunjuk menunjuk pada target
- Telapak tangan menghadap ke bawah saat bola lepas dari tangan
- Tangan Penyeimbang menghadap atas
Dengan demikian atlet dikatakan mempunyai keterampilan jika mempunyai kriteria Gerakan dari fase persiapan sampai fase follow Through merupakan gerakan yang dilakukan secara berkelanjutan (tidak patah-patah).
Memaksimalkan gerakan B.E.E.F.
B (balance): gerakan selalu dimulai dari lantai, saat menangkap bola menekuk lutut serta atur agar tubuh dalam posisi seimbang.
E (Eyes): agar shooting menjadi akurat pemain harus dengan segera mengambil pandangan pada target (pemain dengan cepat mampu mengkoordinasikan letak ring basket).
E (Elbow): pertahankan posisi siku agar pergerakan lengan akan tetap vertical.
F (Follow through): kunci siku lalu terentangkan lengan, lecutkan pergelangan tangan dan jari-jari mengikuti ke arah ring. Gerakan tembakan dilakukan dengan benar dan konsisten.
Nah, teknik dasar menembak menjadi salah satu gerakan penting yang wajib kalian kuasai. Lewat variasi jenis shooting inilah tim bisa mencetak poin dan meraih kemenangan. Oleh karenanya setiap pemain penyerang harus paham berbagai teknik dasar shooting agar bisa mengeksekusi bola secara maksimal.

Apakah kalian tau ada berapa teknik shooting bola basket? setidaknya ada cara melakukan tembakan yang harus kalian hafalkan. Masing-masing tentunya memiliki gerakan dasar serta tingkat kesulitan yang berbeda. Contohnya gerakan lay up shoot dan slam dunk yang notabenya sama-sama dipakai untuk menyerang dengan metode berbeda. Cara menembakan bola ke dalam ring tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Tetapi harus menggunakan teknik tertentu sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung dengan benar. Kali ini saya akan membahas tentang teknik dasar shooting dalam bola basket beserta penjelasannya.
Cara menembakan bola ke dalam ring tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Tetapi harus menggunakan teknik tertentu sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung dengan benar. Kali ini saya akan membahas tentang teknik dasar shooting dalam bola basket beserta penjelasannya.
Teknik Shooting (Menembak) Bola Basket dan Cara Melakukannya
- One Hand Set Shoot
Pada dasarnya, Cara melakukan tembakan satu tangan dalam bola basket sangat mudah karena sudah diajarkan sejak dini oleh guru. Teknik dasar shooting satu ini juga sangat ideal dilakukan pada hampir semua kondisi. Sayangnya, kalian tak bisa melakukannya dalam keadaan terdesak karena one hand set shoot membutuhkan konsentrasi serta akurasi tinggi.

Alih-alih masuk ke ring, cara menembakan bola yang salah justru bisa menjadi blunder. Hal ini terjadi ketika teknik shooting gagal dan bola berhasil direbut oleh musuh sehingga terciptalah counter attack. Berdasar gambar di atas kita bisa simpulkan teknik dasar one hand set shoot cukup sederhana. Pemain hanya perlu menembak dengan satu tangan sembari sedikit mengangkat badan untuk meningkatkan akurasi.
Sayangnya, masih banyak siswa yang gagal melakukan gerakan tersebut. Berbagai alasan pun muncul dari tak bisa membidik dengan benar sampai power yang kurang. Oleh karenanya, silahkan pelajari one hand set shooting bola basket di bawah:
- Arahkan pandangan ke target.
- Kedua kaki, bahu dan punggung direntangkan.
- Pergelangan tangan dilenturkan dan posisikan jari jari ke depan.
- Lepaskan ibu jari dari bola.
- Ketika bola terlepas, posisi tangan tetap seimbang.
- Kemudian irama tembakannya juga seimbang.
- Free Throw (Lemparan Bebas)
Free throw sebenarnya bukan termasuk teknik shooting bola basket karena sifatnya yang seolah bebas dan santai. Gerakan free throw lebih mirip pada teknik lemparan bebas dimana pemain melemparkan bola menggunakan dua tangan. Meski demikian, gerakan satu ini bisa dibilang cukup fleksibel karena bisa kalian pakai untuk menyerang maupun bertahan.

Dalam pola penyerangan tak sedikit angka yang berhasil dicetak ketika pemain memakai free throw untuk melewati musuh. Lemparan bebas juga sangat ideal menjadi umpan slam dunk maupun sekedar operan pada rekan satu tim.
Lemparan bebas membutuhkan keahlian, konsentrasi, dan kebiasaan pemain. Sebelum mulai melakukan tembakan tubuh harus rileks dan mengikuti irama permainan. Adapun teknik menembak dalam bola basket ini sebagai berikut:
- Arahkan pandangan ke target sasaran.
- Ucapkan kata kunci sasaran sehingga lebih berirama.
- Kedua kaki, bahu dan punggung direntangkan.
- Kemudian siku juga direntangkan.
- Posisikan pinggang lentur dan arahkan jari jari tangan ke depan.
- Lepaskan jari telunjuk dari bola.
- Ketika bola terpelas usahakan posisi tangan seimbang.
- Jump Shoot (Tembakan Sambil Melompat)
Kita akan lanjut membahas teknik dasar shooting bola basket yang masuk tingkat kesulitan medium. Jump shoot mengharuskan kita melakukan tembakan sembari melompat ke arah ring. Oleh karenanya, posisi pemain ketika hendak menembak tak boleh terlalu jauh dari zona pertahanan musuh. Kalian pun memerlukan tingkat akurasi serta konsentrasi yang tinggi karena harus melakukan dua gerakan di saat bersamaan.

Teknik shooting basket satu ini cukup efektif dipakai ketika pemain terdesak oleh kepungan lawan. Tembakan sambil melompat ini hampir sama dengan cara menembak satu tangan. Namun posisi mengangkat bola pada tembakan melompat harus lebih tinggi ketika sudah melakukan lompatan. Akurasi serta power yang dihasilkan biasanya akan lebih besar karena posisi tubuh berada di atas.
Teknik dasar jump shoot bola basket biasanya sudah diajarkan pada siswa ketika menginjak bangku SMA. Untuk mengasah kemampuan guru pun juga akan memberikan kita waktu untuk melakukan praktek. Jika kalian masih belum hafal teorinya maka simaklah gerakan shooting di bawah:
- Posisikan tubuh melompat kemudian bola ditembakkan.
- Lompatan tersebut memiliki tinggi yang sesuai dengan jarak tembakannya.
- Kedua kaki, bahu dan punggung direntangkan.
- Kemudian siku juga direntangkan.
- Posisikan pinggang lentur dan arahkan jari jari tangan ke depan.
- Lepaskan jari telunjuk dari bola.
- Ketika bola terpelas usahakan lajunya seimbang.
- Menggunakan irama yang sama
- Arahkan pandangan anda ke target.
- Hook Shoot (Tembakan Mengait)
Teknik shooting bola basket selanjutnya ialah hook shot atau tembakan mengait. Tembakan mengait memiliki keunggulan yaitu susah dihalangi oleh lawan meskipun tubuhnya tinggi. Selain sulit dihalau ternyata banyak orang menyukai cara menembak satu ini karena memiliki nilai estetik tinggi. Untuk melakukan tembakan hook kalian harus mendekati ring setidaknya pada jarak 3 sampai 4 meter.

Setelah memastikan jarak barulah kalian bisa mengatur langkah untuk melompat dan memasukan bola ke ring. Walaupun populer dipakai oleh atlet profesional sayangnya teknik shooting bola basket satu ini tak banyak diajarkan di sekolah. Kita harus mencari referensi serta melakukan praktek sendiri agar bisa menguasai tembakan hook. Untungnya, saya telah merangkum teknis langkah-langkahnya di bawah:
- Kaki dilangkahkan ke depan disertai gerakan pivot.
- Bola diangkat sampai setinggi telinga.
- Seimbangkan tangan sampai bola dilepaskan.
- Gunakan irama gerakan yang seimbang.
- Arahkan pandangan menuju target.
- Lay Up Shoot
Gerakan lay up shoot menjadi salah satu teknik shooting bola basket yang sangat populer baik di kalangna profesional maupun pemula. Tingkat kesulitan yang berada di level medium membuatnya cukup mudah untuk kita kuasai. Memiliki postur tubuh tinggi merupakan modal utama untuk menciptakan tembakan yang lebih baik. Inilah yang biasanya menjadi penyebab utama kegagalan siswa ketika kegiatan praktikum berlangsung.
Secara garis besar, teknik dasar lay up shoot cukup sederhana yakni mendekatkan bola sedekat mungkin ke keranjang. Kuncinya bukan terletak pada power dan akurasi lemparan tapi seberapa dekat pemain bisa melompat mendekati ring. Dalam konteks pendidikan, kita bisa menjumpai pembahasan lay up shoot hampir di semua jenjang. Materi tersebut bahkan sering menjelma menjadi butir soal ujian yang tentu saja menyulitkan untuk dijawab.

Bagaimana cara melakukan lay up shoot yang baik dan benar? inilah yang sering ditanyakan siswa. Setelah menyalip bola dilakukan tembakan lay up di dekat keranjang dengan cara melompat tinggi. Nah, kalian bisa menghasilkan lompatan yang semakin tinggi dengan mempersiapkan ancang-ancang. Pastikan kalian mengontrol kecepatan ketika hendak melompat. Adapun cara melakukan teknik menembak dalam bola basket ini yaitu:
- Lutut diangkat dan lakukan tembakan.
- Bola dibawa dan diposisikan diantara bahu dan telinga.
- Pergelangan, jari jari dan lengan diarahkan.
- Bola dilepaskan dari jari telunjuk dengan gerakan yang halus.
- Posisi tangan penyeimbang harus dipertahankan sampai bola terlepas.
- Lay Up Diperpanjang (Runner)
Teknik shooting dalam bola basket selanjutnya ialah lay up diperpanjang atau runner. Runner berguna untuk menembak jarak jauh dari ring basket. Pelaksanaan runner pada dasarnya sama seperti lay up, namun tidak disertai dengan ancang ancang untuk melompat jauh ke ring basket. Adapun cara melakukan teknik menembak dalam bola basket ini yaitu sebagai berikut:
- Arahkan pandangan anda ke sasaran.
- Posisikan tubuh mendarat dengan seimbang.
- Kemudian tekuk lutut.
- Posisikan tangan ke atas.

- Slam Dunk
Slam dunk adalah tembakan keras yang bersifat absolut atau tak terhentikan. Teknik dasar shooting bola basket satu ini megharuskan pemain untuk melompat dan memasukan bolanya langsung ke ring. Sehingga setelah berhasil melakukan slam dunk maka pemain akan terlihat bergelantungan memegang ring.

Cara melakukan slam dunk tidaklah mudah karena kita dituntut harus memiliki postur tubuh yang tinggi. Hanya pemain profresional dengan ketangkasan serta fisik kuat saja yang bisa melakukan tembakan ini. Bisa dibilang slam dunk menjadi puncak semua tingkat kesulitan teknik shooting sebelumnya.
- Tembakan 2 Angka (Two Point)
Teknik shooting dalam bola basket selanjutnya ialah tembakan 2 angka. Tembakan 2 angka ialah masuknya tembakan di area dua angka sehingga bernilai dua. Adapun cara melakukan teknik menembak dalam bola basket ini yaitu sebagai berikut:
- Posisikan tubuh melompat dan kemudian menembak.
- Lompatan tersebut memiliki ketinggian yang sesuai dengan jarak tembakannya.
- Kedua kaki, bahu dan punggung direntangkan.
- Kemudian siku juga direntangkan.
- Posisikan pinggang lentur dan arahkan jari jari tangan ke depan.
- Lepaskan jari telunjuk dari bola.
- Ketika bola terpelas usahakan lajunya seimbang.
- Menggunakan irama yang sama.
- Arahkan pandangan anda ke target.
- Tembakan 3 Angka (Three Point)
Teknik shooting dalam bola basket selanjutnya ialah tembakan 3 angka. Tembakan 3 angka ialah masuknya tembakan di area belakang line tiga angka sehingga bernilai tiga. Adapun cara melakukan teknik menembak dalam bola basket ini yaitu sebagai berikut:
- Posisikan tubuh melompat dan kemudian menembak dengan tegang.
- Menggunakan irama gerakan yang sama.
- Berikan tenaga pada kaki, punggung dan bahu secara berurutan.
- Kemudian siku direntangkan.
- Posisikan pinggang lentur dan arahkan jari jari tangan ke depan.
- Lepaskan jari telunjuk dari bola.
- Ketika bola terpelas usahakan lajunya seimbang.
Selain teknik shooting dalam bola basket di atas. Adapula gambar area tembakan 3 angka dan tembakan 2 angka yaitu:

Keterangan :
- Tembakan di luar garis setengah lingkaran (tembakan 3 angka).
- Tembakan di dalam garis setengah lingkaran (tembakan 2 angka).
- Papan ring atau keranjang basket.
- Lemparan bebas (Free Throw Line).
- Garis tengah lapangan (Midcourt Line).
- Lingkaran tengah (Center Circle).
- Garis batas setiap sisi (Sideline).
- Free Throw Lane (daerah yang tidak boleh didiami pemain penyerang melebihi 3 detik).